19 Tahun Lalu: Ketika AC Milan Membantai Inter 6 Gol Tanpa Balas

Serie A 2000/01 bukanlah musim yang menyenangkan bagi raksasa Italia, AC Milan. Meski demikian, mereka bisa menghiasi musim yang buruk itu dengan kemenangan telak 6-0 atas rival bebuyutannya, Inter Milan.

Kedua klub sekota ini kerap kali bertemu dalam berbagai ajang dan sering menghasilkan pertandingan yang panas. Mereka selalu bertarung untuk membuktikan siapa yang pantas menjadi penguasa kota Milan.

Seperti halnya laga-laga penting di Italia, laga antara Milan melawan Inter juga punya nama khusus, yakni Derby della Madonnina. Kata Madoninna sendiri terinspirasi dari patung Bunda Maria di kota Milan yang kerap disebut ‘Madonnina’ (Madonna kecil).

Pertemuan antara kedua tim selalu menghasilkan permainan yang sengit, sampai-sampai skor akhirnya tidak berjarak begitu jauh atau bahkan imbang. Namun, ada masa di mana Milan pernah mempermalukan Inter sedemikian rupa.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

Kondisi Kedua Tim

Baik Inter maupun Milan sama-sama terpuruk pada musim 2000/01. Keduanya gagal finis di empat besar Serie A, sehingga tiket untuk berpentas di ajang Liga Champions harus melayang ke Lazio dan Parma.

Inter Milan finis di peringkat ke-5 dengan raihan 51 poin, tertinggal lima angka dari Parma yang menempati posisi empat. Sementara Milan menduduki peringkat ke-6 dengan raihan 49 poin.

Derby della Madoninna edisi kedua pada musim tersebut jatuh pada giornata ke-30. Sebelum laga ini dimulai, Milan tidak dalam kondisi yang baik karena baru saja kalah saat bertamu ke markas Perugia dengan skor 1-2.

Sementara itu, Inter Milan dalam kondisi yang sempurna. Aksi Christian ‘Bobo’ Vieri dan Alvaro Recoba membuat klub berjuluk Nerazzurri itu mengalahkan Atalanta dengan skor telak 3-0.

Jelas saja kalau Inter lebih diunggulkan saat bertemu Milan. Namun, sepak bola memang tidak bisa diprediksi semudah menuliskan angka-angka di atas kertas.

Ketika Pertandingan Dimulai

Pertandingan dimulai. Dan dalam selang waktu tiga menit saja setelah kick off dilakukan, Milan sudah unggul 1-0 berkat gol sang penyerang, Gianni Comandini.

Comandini menggandakan keunggulan Milan pada menit ke-19. Perlu diketahui bahwa Comandini hanya membela Milan selama satu musim dan mencetak dua gol, yang semuanya dicetak pada laga ini.

Babak pertama berakhir dengan kedudukan 2-0 untuk AC Milan. Kembali, secara hitung-hitungan, Inter masih bisa mengejar ketertinggalannya. Namun tak ada yang menyangka kalau babak kedua akan menjadi mimpi buruk bagi skuat asuhan Marcello Lippi tersebut.

Babak kedua belum berlangsung setengah jalan, gawang Inter Milan sudah kebobolan dua kali. Federico Giunti dan Andriy Shevchenko secara bergantian membubuhkan namanya di papan skor. Bahkan, Shevchenko mencetak gol keduanya pada menit ke-68.

Kekalahan 0-5 atas rival bebuyutannya sudah cukup memalukan bagi Nerazzurri. Namun gempuran Milan tidak cukup sampai di situ saja. Pada menit ke-81, Serginho mencetak gol ke-6 dan membuat Milan menang dengan skor telak 6-0.