Rekanbola – Demi mencetak lulusan sarjana yang sukses, President University menghadirkan Business Incubator. Maka setiap tahunnya President University juga meluluskan calon entrepreneur selain sarjana dan master.

Melalui Business Incubator, mahasiwa diajak belajar berwirausaha saat masih kuliah.

Hal tersebut dibuktikan saat upacara wisuda yang ke-13 di Jababeka Convention Center, Cikarang (21/7/2018) dengan tema ‘Improvement of Entrepreneurial Spirits for Generation Z and Beyond’.

President University mengingatkan para lulusannya agar terus mengembangkan semangat entrepreneurship, baik bagi mereka yang berkarier sebagai eksekutif profesional maupun menjadi pengusaha.

Faktanya, Indonesia masih banyak membutuhkan hadirnya pengusaha-pengusaha baru, termasuk dari kalangan Generasi Z untuk menjadikan bangsa ini bangsa yang maju dan sejahtera.

Rektor President University, Dr. Jony Oktavian Haryanto, menyampaikan ada 979 mahasiswa tingkat Sarjana (S1) dan Pasca Sarjana (S2) yang diwisuda.

Jumlah tersebut meningkat 24,6% dibandingkan lulusan tahun 2017 yang hanya berjumlah 786 mahasiswa. Dari seluruh lulusan tersebut, terdapat 107 mahasiswa internasional yang berasal berbagai negara, seperti China, Uni Emirat Arab, dan Vietnam.

Salah satu keunggulan sistem pendidikan di President University adalah selain menekankan capaian akademis, para mahasiswa juga dididik untuk langsung siap bekerja di berbagai bidang industri dan memiliki wawasan entrepreneurship.

Untuk itu, President University telah mengembangkan metode dan sistem akademik tersendiri guna menyiapkan mahasiswanya agar memiliki daya saing, langsung siap kerja, dan sekaligus memiliki jiwa entrepreneurship.

Dengan begitu diharapkan mereka mampu menjadi agen-agen pembaharuan di dunia kerja dan masyarakat,” ungkap Rektor Jony dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/7/2018).

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik President University Ir. Dwi Larso, MSIE., Ph.D., mengungkapkan umumnya mahasiswa memiliki tiga keinginan setelah lulus kuliah.

Adapun keinginannya adalah mendapatkan pekerjaan, berwirausaha, dan melanjutkan studi di program master maupun doktor.

Oleh karena itu, President University memiliki Business Incubator bagi mahasiswa yang ingin membangun startup dan Career Center untuk mendukung mahasiswa yang ingin mencari pekerjaan.

“Kita juga punya Language and Culture Center bagi mereka yang ingin melanjutkan studi ke Eropa atau Amerika,” jelas Dwi Larso.

Untuk menjadi bangsa yang maju dan makmur, lanjutnya, Indonesia membutuhkan lebih dari 5 juta pengusaha atau 2% dari seluruh penduduknya.

President University bertekad tidak hanya mencetak 2%, tetapi 25% entrepreneur. Tentunya dengan ditunjang oleh kurikulum President University yang mendorong lulusannya menjadi entrepreneur dalam berbagai bidang usaha.

Baik yang bersifat sosial dan komersial, termasuk dalam memanfaatkan teknologi terutama IT. Contohnya Vincentia Sherren Chief Strategy Officer dari Nusatalent.com yang turut di wisuda tahun ini.

“Pada semester 5 saya mendapatkan mata kuliah entrepreneurship dan di sana saya bertemu teman yang membantu saya membangun startup.

Saya akhirnya menemukan solusi mengenai human resources terutama untuk fresh graduate dan internship.

Awalnya Saya ambil jurusan akunting karena ingin langsung bekerja, pikiran tersebut langsung berubah ketika mengambil kelasentrepreneurship. Dari yang ingin bekerja sama orang lain sekarang ingin bekerja sama diri sendiri,” paparnya.

Koordinator Kopertis IV Prof. Dr. Uman Suherman, AS, M.Pd. di hadapan Founder President University S.D.

Darmono serta sejumlah duta besar dari negara-negara sahabat dan perwakilan dari beberapa perusahaan yang menjadi mitra President University, mengapresiasi apa yang sudah dilakukan President University.

“Mewisuda hampir seribu orang bukan sesuatu yang mudah, President University sesuai dengan namanya sebagai yang terdepan memiliki kapasitas untuk menjadi yang terbaik di negeri ini.

Para alumni yang lulus dari President University bukan hanya menambah jumlah sarjana maupun master, tetapi menunjukkan sebuah jati diri sebagai alumni sebuah perguruan tinggi terdepan dengan kemampuan daya saing.

Pemenang dalam sebuah persaingan hanya dapat dimiliki oleh orang yang memiliki keyakinan tentang keilmuan yang didapatnya,” katanya.

Selain itu, President University menjadi kebanggaan dari Kemenristekdikti sebagai perguruan tinggi yang telah menunjukkan kepemimpinannya, khususnya di Jawa Barat.

Hal ini dibuktikan dari banyak prestasi yang diraih President University. Salah satunya adalah mahasiswa berprestasi tingkat nasional dari Jawa Barat dan Banten diraih oleh mahasiswi President University.

Salah satu mahasiswi President University, Novela, juga menjadi 17 finalis dari 142 mahasiswa program sarjana yang mengikuti ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tahun 2018.

Selain itu, mahasiswi President University lainnya yakni Paulina mendapatkan IPK sempurna.

Lulusan lulusan Program Studi Manajemen, Fakultas Bisnis, President University yang lahir di Jambi tahun 1997 ini berhasil meraih predikat summa cum laude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.0.

Paulina mengatakan prestasinya selama kuliah diperoleh berkat pengembangan karakter yang ia peroleh, yaitu melalalui kesungguhan dan kemauan belajar serta semangat untuk selalu berani mencoba hal-hal yang baru.

Semasa kuliah, Paulina aktif di organisasi kemahasiswaan dan berbagai ajang kompetisi tingkat mahasiswa tingkat nasional dan internasional.

Berkat prestasi akademiknya, ia selalu mendapatkan beasiswa sejak tingkat pertama kuliah. Mulai dari beasiswa masuk dari PT Astra International Tbk. hingga China Harbour.

Lulus dari President University, kini Paulina bekerja sebagai Equity Analyst di PT Sinar Mas Sekuritas, perusahaan yang bergerak di bidang investasi dan pasar modal di Indonesia.

Keunggulan akademik dan karakter Paulina membuat dirinya tidak susah untuk mendapatkan pekerjaan. Apalagi ia juga pernah ikut proses magang di sebuah perusahaan investasi.

“Program magang di President University sangat membantu saya untuk mencari tahu karier yang cocok dan mengajarkan saya tentang dunia kerja yang sesungguhnya,” ujarnya.

Saat prosesi wisuda, Wakil Rektor Bidang Kemahaiswaan dan Alumni Dr. Agus Canny, M.A.,M.Sc, mengukuhkan seluruh sarjana baru menjadi anggota Assosiasi Alumni President University setelah membacakan Sumpah Sarjana.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan Kartu Alumni disponsori Garuda Indonesia kepada Paulina sebagai mahasiswa lulusan terbaik sebagai perwakilan sarjana baru class of 2018 yang disaksikan oleh Ketua Asosiasi Alumni President University.

 

( Sumber : detik.com )