Cerita Keluarga Sebelum Kematian Didi Kempot, Keponakan: Suka Sesak Napas dan Ngos-Ngosan

Kabar meninggalnya Didi Kempot sungguh menjadi duka mendalam bagi publik. Sedih banget

Kepergian seniman dan musisi campursari Didi Kempot pada Selasa (5/5) pagi memang menjadi kabar duka yang sangat mengejutkan publik.

Tak hanya itu, keluarga terdekat pun juga kaget dan tak mengira kepergian Didi Kempot yang merupakan musisi asal Solo itu akan begitu cepat.

Seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (5/5), keponakan Didi Kempot, Hatma Maulana yang menceritakan sosok musisi yang saat ini dikenal sebagai Godfather of Brokenhearth.

Hatma mengaku cukup kaget, hal ini tidak lepas dari pertemuannya dengan almarhum yang baru saja beberapa waktu lalu.

Meski begitu, Didi sendiri sempat mengaku merasa sesak napas dan merasa ngos-ngosan di usianya yang memang tak lagi muda lagi saat mengisi beberapa panggung konser.

“Sempat ketemu tiga hari lalu, waktu pulang ke Ngawi. Suka sesak, ngos-ngosan,”

Hatma pun menyatakan jadwal padat memang jadi salah satu alasan Didi Kempot merasa cepat lelah. Selain itu, saat ini Didi juga diketahui tengah disibukkan menyelesaikan beberapa lagu baru.

“Banyak manggung, kegiatan terakhir buat lagu masih ditulis,” jelasnya.

Di mata pria yang juga anak dari Mamiek Prakoso itu, Didi merupakan seorang yang sangat rendah hati dan suka memberikan petuah baik kepada keluarganya.

“Wejangannya banyak banget, ‘terus berjuang kalau sudah berhasil tidak boleh sombong’,” ucap Hatma seraya mengenang Didi di rumah duka.

Sebelum kabar ini merebak, Didi Kempot diakui sempat dibawa ke RS Kasih Ibu Solo untuk menjalani perawatan.

Sayangnya saat tiba, dokter menyebut Didi sudah meninggal. Almarhum pun didiagnosa meninggal lantaran henti jantung.

Didi Kempot sendiri diketahui mulai melangkahkan kakinya di dunia musik sejak tahun 1984 sampai 1989. Dia mendirikan sebuah grup campursari bernama Kelompok Pengamen Trotoar atau Kempot.

Nama itulah yang terus menjadi julukan panggungnya hingga meninggal dan kini dimakamkan di Ngawi, Jawa Timur.

Kepergian Didi Kempot memang menjadi kabar duka yang banyak orang tak sangka dan menambah panjang hilangnya musisi handal tanah air.

Namun, meski sosokmu sudah pergi, karya-karyamu pasti akan tetap berada di hati masyarakat dan penggemarmu.

Selamat jalan Didi Kempot, Bapak Patah Hati Indonesia, kami akan sangat merindukan sosokmu.