Menurut Yannick Noah, Nick Kyrgios Tawarkan Sesuatu Yang Berbeda

Berita Tenis: Juara French Open 1983, Yannick Noah berpikir Nick Kyrgios baik bagi dunia tenis setelah Noah percaya bahwa anda harus mencoba sesuatu yang baru jika anda ingin menjadi sukses.

Petenis yang telah mengklaim enam gelar turnamen ATP, Kyrgios tanpa diragukan merupakan petenis yang paling atraktif di turnamen setelah ia seringkali memilih untuk bermain di luar kebiasaan dan menembakkan pukukan tidak biasa bahkan di situasi yang cukup ketat.

Di Wimbledon musim lalu, petenis berkebangsaan Australia, Kyrgios dengan sukses melesatkan servis di bawah lengan melawan petenis peringkat 2 dunia, Rafael Nadal di set pertama babak kedua.

Namun, petenis peringkat 40 dunia, Kyrgios pada akhirnya kalah dari Nadal, tetapi ia berhasil memaksa Nadal untuk melakoni empat set sebelum memenangkan pertandingan.

Kyrgios pun menerima kritikan karena melakukan servis seperti itu ketika melawan Nadal, karena beberapa pihak mempertimbangkannya sebagai gerakan yang tidak terhormat.

“Ia (Kyrgios) menawarkan sesuatu yang berbeda. Ketika saya melihatnya melakukan servis di bawah lengan, karena Rafa berdiri enam meter di belakang area baseline, saya hampir tidak percaya. Setelah itu, saya merasa marah karena reaksi sejumlah pihak yang mengatakan bahwa hal itu adalah perbuatan yang tidak terhormat,” ungkap Noah kepada L’Equipe.

“Orang-orang ini tidak mengerti apapun. Jika anda bermain secara normal melawan Rafa, anda merebut 3, 3, dan 3 setelah melakoni pertandingan epik. Jika anda tidak mencoba melakukan apapun, anda pastinya tidak akan memiliki peluang. Saya benar-benar percaya jika anda melatihnya dengan serius, servis di bawah lengan bisa menjadi senjata melawan tipe petenis seperti Rafa atau Dominic, yang berada jauh di belakang area baseline.”