Rekanbola – Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, Washington mencemooh resolusi Dewan Keamanan (DK) di Suriah dengan gagal menghentikan pemberontak yang dikendalikannya. Moskow menyebut pemberontak terus menyerang tentara Suriah di Ghouta timur dan menembaki Damaskus.

Pernyataan Kemhan Rusia ini adalah respon atas tuduhan Amerika Serikat (AS), yang menyatakan bahwa pesawat Rusia telah melakukan serangan udara ke wilayah Ghouta timur, yang merupakan pelanggaran terhadap gencatan senjata di Suriah.

Kementerian tersebut mengatakan, Washington adalah satu-satunya yang melanggar resolusi PBB, dengan mengatakan bahwa mereka tidak melakukan apapun untuk menghentikan pemberontak untuk menyerang  Damaskus dari Ghouta timur, di mana warga sipil terbunuh.

Kementerian itu juga menyatakan bahwa AS tidak melakukan apapun untuk menghentikan serangan pemberontak di Ghouta timur, yang menurut Kemhan Rusia telah dirancang untuk mengubah batas zona de-eskalasi.

“Washington tidak melakukan apapun untuk meredam gerilyawan yang berada di bawah kekuasaannya di Ghouta timur. Kami juga dengan tegas menolak tuduhan AS bahwa Rusia mengabaikan resolusi U.N pada sebuah gencatan senjata di Suriah,” kata Kemhan Rusia, seperti dilansir Reuters pada Senin (5/3).

 

Baca juga :