Ada Lagi Pemain Muda Brasil Dikaitkan dengan Madrid, Siapa Dia?

RekanbolaReal Madrid lagi hobi mengoleksi pemain muda asal Brasil. Kali ini giliran Gelandang Sao PauloIgor Gomes dikaitkan dengan Los Blancos. Sehebat apa dia?

Casemiro jadi salah satu pemain muda Brasil yang dulu diboyong Madrid dan “disekolahkan” dulu ke Porto, sebelum kini jadi pilar lini tengah. Setelah Casemiro, Madrid cukup rajin mengumpulkan pemain muda asal Negeri Samba.

Menyusul Vinicius Junior pada 2017, Madrid lantas mendatangkan Rodrygo Goes (2019) dan terakhir Reinier Jesus (2020). Memang belum ada yang benar-benar bisa menyegel tempat di tim utama Madrid.

Vinicius performanya masih naik-turun sehingga kerap dirotasi, demikian pula dengan Rodrygo. Reinier bahkan masih dipinjamkan ke klub lamanya Flamengo.

Meski demikian, Madrid rupanya puas dengan performa para pemain muda Brasil itu. Manajemen kembali pergi ke Brasil untuk coba memboyong satu permata dari sana, kali ini namanya Igor Gomes.

Pemain 21 tahun itu tengah tampil luar biasa bersama Sao Paulo. Pemain yang debut di tim senior pada 2018 itu sudah tampil 29 kali di tim utama dan membuat lima gol.

Gaya mainnya sebagai gelandang serang membuatnya kerap disamakan dengan Kaka, yang dulu pernah bermain di Madrid. Terkait minat Madrid kepada Igor, agennya Wagner Ribeiro belum mau berspekulasi lebih jauh, meski kliennya memang mengimpikan berseragam Los Merengues.

“Saya sudah menjadi agen Igor sejak dia berumur 12 tahun. Dia dipantau seluruh klub besar Eropa,” ujar Ribeiro.

“Dia adalah pemain inti Sao Paulo dan dia merupakan pemain berbeda. Dia punya gaya yang cocok di sepakbola Eropa: dia mencetak banyak gol, mampu memulai penyerangan, bikin assist… Dia pemain komplet,” sambungnya.

“Memang sempat ada pembicaraan dengan Real Madrid yang menginginkannya, tapi bukan waktu yang tepat untuk membicarakan itu saat ini. Namun, saya berhasrat membawanya ke Bernabeu suatu hari nanti.”

“Saya suka Real Madrid sebagai klub. Jika suatu saat ada peluang untuk itu, saya dengan senang menyambutnya.”