RekanBola  – Efek Rumah Kaca menjadi salah satu delegasi dari Indonesia untuk tampil di Festival South by Southwest (SXSW) yang berlangsung di Austin, Texas, Amerika Serikat.

Sayangnya festival tersebut sempat mendapat ancaman bom sehingga menyebabkan band The Roots & Friends batal tampil. Menanggapi hal tersebut, Efek Rumah Kaca melalui manajernya, Dimas Ario, mengaku aman saat tampil di festival tersebut.

“Aman. Itu kan hari Sabtu, kami tampil satu hari sebelumnya,” tutur Dimas Ario kepada detikHOT melalui sambungan telepon.

Pada panggungnya, Efek Rumah Kaca tampil selama 40 menit membawakan tiga lagu dari album ‘Sinestesia’, yaitu lagu ‘Merah’, ‘Biru’, dan ‘Putih’.

Kendati semua lagu indonesia, namun menurut Dimas Ario, para penonton yang hadir tetap antusias dan menikmati penampilan Efek Rumah Kaca.

“Mereka memang nggak tahu bahasanya, tapi mereka bisa ngikutin musik kami. Itu juga kenapa kita sebutkan lagu di ‘Sinestesia’, karena di album itu kan banyak bagian musik yang tidak ada liriknya tuh,” cerita Dimas Ario lagi.

Ia menambahkan, saat lagu ‘Merah’ dan ‘Biru’ dibawakan, jumlah penonton yang ada di bagian atas ruangan bahkan turun.

Setelah tampil di SXSW, kini Efek Rumah Kaca tengah berada di New York dan baru akan kembali ke Tanah Air pada tanggal 28 Maret 2018.

 

(Sumber: Detik.com)

 

Baca Juga: