REKANBOLA – Ashleigh Barty melengkapi dua pekan di Miami Open dengan kenangan yang akan diingatnya usai menumbangkan Karolina Pliskova demi mengklaim gelar terbesar dalam kariernya.

Petenis berusia 22 tahun, Barty berhasil mengalahkan petenis unggulan kelima, Pliskova dengan 7-6, 6-3 di final Miami Open.

Kemenangan tersebut merupakan kemenangan ketiga Barty atas petenis peringkat 10 besar di Miami Open musim ini, setelah menaklukkan petenis unggulan ketujuh, Kiki Bertens dan petenis unggulan ketiga, Petra Kvitova.

“Ini dua pekan yang sangat fenomenal,” seru Barty.

“Saya pikir titik balik bagi saya adalah Wimbledon musim lalu dan saya telah memainkan permainan terbaik saya sejak saat itu.”

Gelar Miami Open kali ini menjadi gelar keempat bagi petenis unggulan ke-12, Barty sekaligus gelar terbesar dalam kariernya. Musim ini, ia juga mencatatkan 18-3 dan akan naik ke peringkat 9 dunia pada Senin (01/04) mendatang.

Kemenangan Barty kali ini juga menjadi kemenangan terbesar bagi petenis autralia sejak Sam Stosur memenangkan US Open 2011, kemenangan yang membuat Barty mengantongi 1,35 juta dolas AS.

Barty menang dengan servisnya yang mendominasi dan pukulan yang bervariasi dari area baseline yang diperkuat dengan pertahanan kokoh. Ia hanya dipatahkan satu kali dan memenangkan 86 persen poin dari servis pertamanya. Barty sempat tertinggal 1-3 di set pembuka sebelum membuka jalan untuk kembali.

Setelah mendominasi babak tiebreak set pertama, Barty berjuang keras secara fisik melawan Pliskova di game pembuka yang berlangsung cukup alot sebelum mengkonversi break point kelimanya untuk merebut keunggulan dan pada akhirnya memenangkan gelar Miami Open musim ini.

Barty menjadi juara Miami Open kelima yang berbeda dalam lima musim terakhir dan bergabung dengan para juara lainnya seperti Serena Williams, Kim Clijsters, Venus Williams, Martina Hingis, dan Steffi Graf.