RekanbolaErnesto Valverde kembali didesak untuk dipecat setelah Barcelona mengalami kegagalan di ajang Supercopa de Espana. Namun pihak klub masih tak bergeming.

Perjalanan Barcelona dalam ajang Supercopa de Espana selesai di tangan Atletico Madrid. Pada babak semi-final yang digelar di King Abdullah Sport City, Jumat (10/1/2020), mereka tumbang dengan skor tipis 2-3.

Perlu diketahu bahwa perjalanan Barcelona di La Liga juga tidak begitu apik. Kendati sedang memuncaki klasemen sementara, namun mereka hanya mampu memenangkan satu dari lima pertandingan terakhirnya.

Alhasil, Valverde kini berada di dalam tekanan. Suara-suara sumbang yang memintanya untuk mundur, atau mendesak pihak klub untuk segera memecatnya, berkumandang kian kencang setelah kegagalan ini.

Barcelona Masih Percaya Valverde

Sayangnya, Valverde masih akan bertahan di Barcelona. Guillermo Amor selaku direktur mengatakan bahwa pihak klub masih memiliki kepercayaan yang tinggi kepada eks pelatih Athletic Bilbao tersebut.

“Kami sangat terganggu dengan kekalahan. Kami terus berjalan, ini masih sangat panjang,” ujar Amor kepada Movistar+ setelah pertandingan.

“Masih ada banyak pertandingan yang sangat penting. Soal Valverde, sudah tidak ada lagi yang perlu dibicarakan,” tambahnya.

Barcelona Lebih Superior

Pertandingan kali ini berjalan dengan sengit. Barcelona sempat tertinggal lalu membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Dan dalam beberapa momen, mereka sebenarnya bisa mendapatkan gol ketiga dari Gerard Pique.

Sayangnya, wasit menganulir gol tersebut karena melihat Arturo Vidal selaku pemberi assist telah terjebak offside. Keputusan itu diambil setelah wasit meninjau ulang gol melalui tayangan ulang VAR.

Namun Amor tidak mempermasalahkan itu. Menurutnya, Barcelona tampil lebih apik terutama pada babak pertama, di mana mereka mendominasi.

“Mereka lolos dan dua gol yang dianulir mengindikasikan bahwa kami sudah begitu dekat dan lebih superior,” tutup Amor.