REKANBOLA – Aaron Wan-Bissaka menegaskan bahwa dia bisa mengatasi tekanan sebagai pemain Manchester United. Baginya, yang lebih penting dari tekanan itu adalah mengembangkan kemampuannya sebagai pemain.

Wan-Bissaka merupakan pemain kedua yang didatangkan MU pada bursa transfer musim panas ini. Dia dipercaya bisa menyelesaikan masalah MU di pos bek kanan yang sebelumnya dihuni Antonio Valencia.

Pembelian Wan-Bissaka dianggap sebagai salah satu pembelian terbaik MU. Meski harus mengeluarkan 50 juta pounds, MU bisa mendapatkan bek muda dengan potensi luar biasa.

Wan-Bissaka bakal menghadapi tantangan besar sebagai pemain anyar MU. Pertama, dia harus membuktikan diri sebagai pemain yang tepat. Lalu, dia harus mampu mengatasi kritik pedas publik Old Trafford yang biasanya merepotkan pemain.

“Saya berusaha tidak fokus pada hal itu [ekspektasi fans MU]. Bagi saya, ini hanyalah soal berkembang sebagai pemain dan kemampuan saya untuk membantu tim terus melaju,” kata Wan-Bissaka dikutip dari Tribalfootball.

Bek 21 tahun ini juga tidak terlalu terkejut dengan tekanan sebagai pemain MU. Dia tahu MU merupakan salah satu klub terbesar di dunia. Bermain untuk MU berarti harus siap dicela dan dipuji.

“Saya sudah menduga tekanan besar itu ketika tiba di sini. MU adalah klub besar. Saya tidak akan berada di sini jika tidak dibantu Crystal Palace, jadi sorotan itu akan selalu ada. Saya hanya perlu memainkan permainan saya dan mengabaikan hal-hal itu.”

Bagaimanapun, Wan-Bissaka siap menghadapi tantangan baru dalam kariernya. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya,!

Alasan Gabung Manchester United

Lebih lanjut, Wan-Bissaka juga punya ambisi pribadi ketika memilih MU. Dia yakin MU yang sekarang sempurna untuk perkembangannya sebagai individu. Bersama Solskjaer, potensinya bisa mencapai level baru.

“Saya ingin membawa perkembangan saya ke level berikutnya dan tim inilah yang saya harapkan bisa membantu saya melakukan itu,” sambung Wan-Bissaka.

“Gaya bermainnya, cara kerja mereka, intensitasnya – itu semua bakal mengembangkan saya sebagai pemain. Saya selalu ingin didorong mencapai potensi terbaik saya,” tandasnya.