REKANBOLA – Jika performa di laga pertamanya mengidikasikan performa Rafael Nadal saat ini, maka seluruh pesaing di Monte Carlo Open harus waspada.

Nadal mengklaim kemenangan telak 6-1, 6-1 atas rekan senegaranya, Roberto Bautista Agut yang menjadi awal perjalanannya memenangkan gelar ke-12 di Monte Carlo dan ia hanya memerlukan waktu 77 menit untuk melakukannya.

Sudah satu bulan sejak Nadal mundur dari semifinal di Indian Wells melawan Roger Federer akibat cedera lutut. Akibat alasan yang sama, ia juga mundur dari Miami Open. tetapi, begitu kembali ke lapangan favoritnya, clay-court, Nadal tampil perkasa.

Pertahanan sekokoh batu, serangan mematikan, dan ketangkasan yang impresif dari Nadal membuat Bautista Agut tidak mudah menemukan ritme permainannya.

Nadal percaya bahwa ada tanda-tanda menjanjikan dari pertandingan pertamanya di Monte Carlo mulai terlihat, walaupun ia mengakui bahwa ia belum bebas dari rasa sakit pada lututnya.

“Saya tidak bisa berpura-pura bahwa saya sama sekali tidak merasakan rasa sakit, karena saya tidak pernah memikirkan hal itu. Atlet profesional bermain secara normal dengan rasa sakit, karena hal itu adalah bagian dari olahraga di level tertinggi. Jadi, saya mampu bergerak dengan baik dan percaya diri dengan semua hal yang telah saya lakukan. Saya senang dengan awal yang sangat positif ini,” papar Nadal.

“Saya harus bermain dengan baik lagi. Hal yang saya butuhkan adalah melakoni pertandingan, menghabiskan lebih banyak waktu di lapangan, dan tentu kemenangan akan sangat membantu. Setiap kemenangan membawa energi positif, kepercayaan diri dalam permainan dan fisik. Pertandingan kali ini merupakan awal yang baik. Saya akan berusaha meneruskannya di pertandingan selanjutnya.”

“Ketika anda kembali ke tempat ini, hal pertama yang saya pikirkan adalah sejarahnya yang mengagumkan. Semua juara hebat pernah bermain di sini. Bagi saya, sungguh suatu kehormatan bermain di turnamen ini.”