RekanBola  – Dana untuk pelaksanaan Pilkada 2018 di Bali sampai sekarang tak kunjung cair. Karena itu, KPU Provinsi Bali akan bertemu dengan Gubernur Bali untuk melakukan audiensi.

KPU menginginkan dalam waktu dekat audiensi ini terlaksana. Menyusul tahap selanjutnya adalah perekrut Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mulai 3 April mendatang.

“Kami tunggu habis sampe sampaikan kepada Gubernur kondisi seutuhnya, hadapi masalah anggaran,” kata Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi kepada wartawan, Senin (19/3/2018).

Ini sama dengan harga akhir Rp 100 juta dan kedua Rp 50 juta telah cair. Sedang untuk anggaran ketiga belum dicairkan.

Sebelumnya, dana awal yang telah disetujui. Namun demikian, pada tanggal dipangkas menjadi Rp 155 miliar.

Sesuai dengan ketentuan, dana bisa dicairkan seminggu setelah KPU menyerahkan berkas permohonan. Sementara KPU sudah bersurat pada Januari lalu. “Sekarang kami ingin konfirmasi realisasinya,” tambahnya.

“Betul, pertemuan dengan Gubernur agar bisa dicairkan. Kami berpegang pada mekanisme dan terus berkoordinasi untuk mendapat kepastian,” tegas Dewa.

KPU tunggu soal anggaran ini bisa sampai dan sampai sampai.

“Ya jangan sampai petugas KPPS sudah direkrut tapi tidak ada atau kurang hak yang harusnya mereka dapatkan,” pungkasnya.

(Sumber: Detik.com)

 

Baca Juga: