Pihak Penyelenggara Berharap Masih Bisa Gelar Italian Open

Berita Tenis: Pihak penyelenggara Italian Open, Roma masih berharap bisa menggelar turnamen yang biasa digelar di Roma tersebut pada musim ini.

Mereka mengirim email kepada para penggemar yang telah membeli tiket dengan mengatakan bahwa mereka berharap bisa menggelar turnamen tersebut pada September mendatang. Hal itu menjadi tanda positif yang memperlihatkan keinginan mereka untuk meneruskan tradisi setelah tahun ini begitu suram bagi Italia setelah menjadi salah satu negara yang terpengaruh paling parah oleh pandemi COVID-19.

“Seperti yang mungkin anda telah baca di media, pada pertengahan Juni ATP dan WTA, dua organisasi yang mengatur kalender dunia tenis, harus mengkomunikasikan kapan dan dengan program seperti apa Italian Open musim 2020 akan kembali digelar. Hipotesis untuk saat ini adalah Italian Open bisa digelar pada September, tetapi kami harus menunggu kepastian, terkait dengan situasi luar biasa akibat pandemi COVID-19. Oleh karena itu, kami berharap bisa memberi anda lebih banyak informasi tentang turnamen dan penggunaan dari tiket yang telah anda beli secepat mungkin. Kami berharap seperti anda, bisa kembali menyemangati para petenis favorit kita,” ungkap pihak penyelenggara.

Rafael Nadal telah memenangkan Italian Open sebanyak sembilan kali, yakni pada musim 2005, 2006, 2007, 2009, 2010, 2012, 2013, 2018, dan 2019. Musim lalu, Nadal mengalahkan Novak Djokovic dengan tiga set sebelum membawa pulang gelar, termasuk di final musim 2009 dan 2012. Djokovic sendiri memenangkan Italian Open pada musim 2008, 2011, 2014, dan 2015. Sementara Alexander Zverev memenangkan gelar Masters 1000 pertama dalam kariernya di Italian Open musim 2017 usai mengalahkan Djokovic.

Sementara nomor tunggal putri musim lalu dimenangkan petenis berkebangsaan Ceko, Karolina Pliskova yang menundukkan Johanna Konta. Serena Williams dan Maria Sharapova termasuk petenis putri tersukses di Italian Open dalam satu dekade terakhir.

Williams dan Sharapova memenangkan turnamen tersebut sebanyak tiga kali, sedangkan Elina Svitolina mengalahkan Simona Halep di final secara beruntun pada musim 2017 dan 2018.